This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

Sabtu, 07 April 2012

Untuk Indonesia Jaya, Open Recruitmen Pengurus MITI Mahasiswa

info dari web Miti-Mahasiswa
Mari membangun Indonesia melalui pengembangan keilmuan dan Iptek bersama MITI klaster Mahasiswa. Kami mengundang mahasiswa Indonesia untuk bergabung bersama barisan pejuang MITI klaster Mahasiswa.
Persyaratan Calon Pengurus:
  1. Warga Negara Indonesia
  2. Masih atau sudah menyelesaikan studi program diploma atau sarjana untuk angkatan kuliah 2007, 2008, 2009
  3. Memiliki pengalaman organisasi (akan diprioritaskan jika berorganisasi di kelompok studi/keilmuan
  4. Akan diprioritaskan jika pernah berpartisipasi dalam kegiatan MITI klaster Mahasiswa
  5. Bersikap profesional dan mampu berinovasi
  6. Mengisi formulir pendaftaran
Timeline Rekrutmen:
  1. Pendaftaran Online: 6-13 April (sampai pukul 24.00)
  2. Seleksi Administrasi: 15-20 April
  3. Seleksi Wawancara: 23-27 April
  4. Plotting Calon Pengurus: 30 April-4Mei
  5. Penetapan dan Pengumuman Pengurus: 5-6 Mei
Adapun bidang yang dapat dipilih adalah sebagai berikut:
Deskripsi Bidang:
Tim Sekum
  • Mengevaluasi secara taktis dan administratif atas implementasi gerak masing-masing bidang sesuai dengan visi dan misi
  • Menyusun dan menjaga dokumentasi data dan kegiatan MITI klaster Mahasiswa awal kepengurusan hingga akhir
  • Membuat database anggota MITI klaster Mahasiswa
  • Mengelola Website http://www.mitmi.org
  • Membuat proposal pendanaan untuk kegiatan-kegiatan MITI klaster Mahasiswa
  • Mengatur pengalokasian dana untuk setiap program kerja MITI klaster Mahasiswa
Departemen Human resource Development (HRD)
  • Membuat rancangan dan menjaga alur kaderisasi MITI klaster Mahasiswa (bottom up dari kampus)
  • Menjamin terlaksananya alur kaderisasi internal pengurus yang kokoh di tubuh MITI klaster Mahasiswa
  • Memperhatikan dan menilai masing-masing pengurus dalam perkembangan kapasitas
Departemen Riset Interdisipliner (RI)
a. Divisi Riset
  • Membuat rancangan dan program untuk membumikan dan memasifkan kultur riset di kampus-kampus
  • Mempersiapkan draft workshop/kegiatan riset interdisipliner untuk mahasiswa
  • Membumikan mainframe riset untuk semua displin ilmu (eksakta, soshum, kesehatan, dsb)
  • Berkolaborasi dengan departemen PI untuk program riset aplikatif/aplikasi atas riset mahasiswa
b. Divisi Pendayagunaan IPTEK (PI)
  • Membuat rancangan workshop comdev untuk kampus-kampus
  • Membumikan riset aplikatif di kampus-kampus
  • Mensinergikan riset mahasiswa dan kebutuhan masyarakat
  • Mempersiapkan tim-tim comdev yang kompeten di kampus untuk menangkap peluang kompetisi-kompetisi comdev
Departemen Jaringan dan Kemitraan
  • Mengelola dan mensinergikan lembaga dan jaringan akademis mahasiswa dalam kesamaan gerak yang terpadu
  • Meningkatkan support partner terhadap MITI klaster Mahasiswa dan mahasiswa serta merancang program-program kerjasama yang strategis bagi lembaga akademis mahasiswa
  • Bersama presiden, Mewakili MITI klaster Mahasiswa dalam menjalin serta menghadiri event-event partner
Pembinaan Wilayah (Binwil)
  • Menjamin implementasi konsep dan perkembangan keilmuan mahasiswa berbasis KPK di masing-masing kampus.
  • Mensupport pelaksanaan kaderisasi SDM keilmuan di masing-masing kampus serta mensinergikannya dalam agenda-agenda MITI klaster Mahasiswa
Departemen Hubungan Luar negeri (HLN)
  • Membangun jaringan dengan lembaga terkait di luar negeri
  • Memberikan informasi-informasi Iptek  terkini dari luar negeri yang menunjang visi misi MITI klaster Mahasiswa
  • Menghubungkan dan  mensupport alumni pengurus MITI klaster Mahasiswa dan alumni pengurus lembaga akademis mahasiswa yang akan atau sedang menjalankan studi di luar negeri

Selasa, 03 April 2012

Kompetisi Debat Bahasa Inggris Tahun 2012

Berikut ini edaran dari dikti tentang lomba debat bahasa Inggris.
Yth.  
1.  Pimpinan Perguruan Tinggi Bidang Kemahasiswaan (PTN) 
2.  Koordinator Kopertis I-XII 
seluruh Indonesia 
Dalam  rangka  peningkatan  kemampuan  akademik  dan  wawasan  mahasiswa,  dengan  hormat kami  sampaikan  kepada  Saudara  bahwa seperti  tahun  lalu,  Direktorat  Pembelajaran  dan Kemahasiswaan,  Ditjen  Pendidikan  Tinggi  akan  menyelenggarakan  lomba  debat bahasa Inggris tingkat nasional atau National University English Debating Championship (NUEDC).
Sehubungan dengan hal tersebut perlu kami sampaikan hal-hal sebagai berikut: 
1.  Mohon  di  perguruan  tinggi  Saudara  segera  dilaksanakan  seleksi  untuk  menentukan  1 (satu)  tim  terbaik  2  (dua)  mahasiswa  dan  1         (satu)  adjudicator  yang  berhak  untuk mengikuti  seleksi tahap II (dua) atau tingkat wilayah.  
2.  Hasil seleksi dari setiap perguruan tinggi negeri (PTN) maupun Perguruan Tinggi Swasta (PTS)  untuk  mengirimkan  8  (delapan)  tim  terbaik agar  didaftarkan  oleh  Pimpinan Perguruan  Tinggi  Bidang  Kemahasiswaan  yang  bersangkutan  sebagai  peserta  NUEDC  dengan pembagian wilayah sebagai berikut: (daftar terlampir)
3.  Tahap III (ketiga) atau Tingkat Nasional 
Pada  seleksi  tahap  III  (ketiga)  atau  tingkat  nasional  akan  diikuti  oleh  para  pemenang tingkat  wilayah  I  sampai  dengan  wilayah  XII,  untuk menentukan  pemenang  tingkat nasional 1, 2, dan 3 Main Draw, dan pemenang pertama kategori Novice (pemula).
4.  Tingkat Internasional 
Tiga  tim  terbaik  Main  Draw  dan  satu  tim  terbaik Novice  di  NUEDC  tingkat  nasional akan  diprioritaskan  untuk  mewakili  Indonesia mengikuti  debat  bahasa  Inggris  tingkat dunia World University Debating Championship (WUDC) 
5.  Mohon  perguruan  tinggi  Saudara  dapat  mengusulkan  nama-nama  dan  atau  mendorong mahasiswa  untuk  mengikuti  kegiatan  ini  dengan mengisi  formulir  terlampir  dan mendaftar ke Kopertis Wilayah tersebut diatas  26 Maret s.d. 13 April 2012 
6.  Pedoman Umum NUEDC Tahun 2012 dapat diunduh di http://dikti.kemdiknas.go.id 
Atas perhatian Saudara, kami mengucapkan  terima kasih. 
Direktur Pembelajaran dan Kemahasiswaan   
TTD 
Illah Sailah 
NIP. 195805211982112001 
1.  Pimpinan Perguruan Tinggi Bidang Kemahasiswaan (PTN) 
2.  Koordinator Kopertis I-XII seluruh Indonesia  

Kader FKPWI UNP mewakili Sumbar untuk Pertukaran Pemuda Ke Malaysia

sumber : Rifky
Lagi, kader FKPWI FBS UNP terpilih sebagai Wakil Sumatera Barat  dalam Program Pertukaran Pemuda Antar Negara 2012. Setelah sebelumnya Salam Mairi, Mantan Koordinator DFEC 2009 menginjakkan kaki di Kanada, sekarang giliran Yoga Mestika Putra, Mantan Ketua Umum FKPWI FBS UNP 2009 yang insyallah akan menginjakkan kaki di negeri Jiran, Malaysia.
Yoga, putra asli piaman ini terpilih setelah melewati seleksi yang diadakan DISPORA Sumatera Barat selama empat hari mulai dari hari Jumat tanggal 31 Maret s/d 2 April 2012 di gedung Pramuka Sumatera Barat. Mulai dari tes tertulis pada hari pertama, tes wawasan internasional , pengetahuan umum  dan penampilan seni dan budaya pada hari ketiga dan pada hari keempat  tes wawancara dengan Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Sumatera Barat.

Rabu, 21 Maret 2012

Info pertukaran Pemuda. 2012

copas dari web ppan sumbar 

 

SELEKSI Pertukaran Pemuda Antar Negara (PPAN) 2012

 PADA MARET 19, 2012
Assalamu’alaikum Wr.Wb.
Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Sumatera Barat kembali mengundang putra putri terbaik Sumatera Barat untuk mengikuti kesempatan emas menjadi “The Young Ambassador” dengan program :
1. Indonesia – Malaysia Youth Exchange Program (IMYEP) : 1 orang putra (usia 23-27 tahun)
2. Australia – Indonesia Youth Exchange Program (AIYEP) : 1 orang putri (usia 21-25 tahun)
3. Canada – Indonesia Youth Exchange Program  (CIYEP) : 1 orang putri (usia 18-23 tahun)
4. Kapal ASEAN – Jepang / The Ship for Southeast Asian Youth Program (SSEAYP) , 1 orang putri (usia 20-30 tahun)

Syarat Pendaftaran :
  1. Foto kopi akte kelahiran (1 lembar)
  2. Foto kopi KTP yg masih berlaku (1 lembar)
  3. Foto kopi salah satu TOEFL  (minimal 432)/ TOEIC (minimal 400) (1 lembar)
  4. Surat rekomendasi dari instansi pemerintah/perguruan tinggi/organisasi kepemudaan/lembaga kursus/ LSM/yayasan
  5. Pas foto ukuran 2×3 ( 3 lembar), 4×6 ( 3 lembar) berwarna, latar belakang MERAH menghadap lurus kedepan
Waktu pendaftaran :
  • 21 maret – 29 maret 2012
Pendaftaran dilakukan dengan cara :
  1. Mendaftar secara langsung di Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Sumatera Barat,  Jl. Sudirman No. 52 Lantai 3.. Telepon : +62 -0751-21512
  2. Mendaftar melalui email : ppansumbar@yahoo.com, dengan melampirkan formulir pendaftaran  (download pada link dibawah) beserta softcopy dokumen persyaratan diatas dalam bentuk format pdf. atau Jpeg. dengan kapasitas file tidak melebih 5 MB.
Silahkan download Formulir PPAN 2012 berikut :
Untuk informasi lebih lanjut bisa menghubungi :
  • Saudari Keke (Mobile phone : +6285658405060)
  • Bapak Ramli (Mobile phone : +6281363250440)
Tertanda
Panitia Seleksi PPAN 2012 Sumatera Barat

Sabtu, 10 Maret 2012

Encouragement! : Sebuah Pola Pendidikan Bijak..

Sekedar Berbagi (judul dan gambar ditambahkan oleh admin ^_^ )

Ditulis oleh: Prof. Rhenald Kasali (Guru Besar FE UI)

LIMA belas tahun lalu saya pernah mengajukan protes pada guru sebuah sekolah tempat anak saya belajar di Amerika Serikat. Masalahnya, karangan berbahasa Inggris yang ditulis anak saya seadanya itu telah diberi nilai E (excellence) yang artinya sempurna, hebat, bagus sekali. Padahal dia baru saja tiba di Amerika dan baru mulai belajar bahasa.

Karangan yang dia tulis sehari sebelumnya itu pernah ditunjukkan kepada saya dan saya mencemaskan kemampuan verbalnya yang terbatas. Menurut saya tulisan itu buruk, logikanya sangat sederhana. Saya memintanya memperbaiki kembali, sampai dia menyerah.
Rupanya karangan itulah yang diserahkan anak saya kepada gurunya dan bukan diberi nilai buruk, malah dipuji. Ada apa? Apa tidak salah memberi nilai? Bukankah pendidikan memerlukan kesungguhan? Kalau begini saja sudah diberinilai tinggi, saya khawatir anak saya cepat puas diri.

Sewaktu saya protes, ibu guru yang menerima saya hanya bertanya singkat. “Maaf Bapak dari mana?”

“Dari Indonesia,” jawab saya.

Dia pun tersenyum.

BUDAYA MENGHUKUM

Pertemuan itu merupakan sebuah titik balik yang penting bagi hidup saya. Itulah saat yang mengubah cara saya dalam mendidik dan membangun masyarakat.

“Saya mengerti,” jawab ibu guru yang wajahnya mulai berkerut, namun tetap simpatik itu. “Beberapa kali saya bertemu ayah-ibu dari Indonesia yang anak anaknya dididik di sini,” lanjutnya. “Di negeri Anda, guru sangat sulit memberi nilai. Filosofi kami mendidik di sini bukan untuk menghukum, melainkan untuk merangsang orang agar maju. Encouragement! ” Dia pun melanjutkan argumentasinya.

“Saya sudah 20 tahun mengajar. Setiap anak berbeda-beda. Namun untuk anak sebesar itu, baru tiba dari negara yang bahasa ibunya bukan bahasa Inggris, saya dapat menjamin, ini adalah karya yang hebat,” ujarnya menunjuk karangan berbahasa Inggris yang dibuat anak saya.

Dari diskusi itu saya mendapat pelajaran berharga. Kita tidak dapat mengukur prestasi orang lain menurut ukuran kita.

Saya teringat betapa mudahnya saya menyelesaikan study saya yang bergelimang nilai “A”, dari program master hingga doktor.

Sementara di Indonesia, saya harus menyelesaikan studi jungkir balik ditengarai ancaman drop out dan para penguji yang siap menerkam. Saat ujian program doktor saya pun dapat melewatinya dengan mudah.

Pertanyaan mereka memang sangat serius dan membuat saya harus benar-benar siap. Namun suasana ujian dibuat sangat bersahabat. Seorang penguji bertanya dan penguji yang lain tidak ikut menekan, melainkan ikut membantu memberikan jalan begitu mereka tahu jawabannya. Mereka menunjukkan grafik-grafik yang saya buat dan menerangkan seterang-terangnya sehingga kami makin mengerti.

Ujian penuh puja-puji, menanyakan ihwal masa depan dan mendiskusikan kekurangan penuh keterbukaan.

Pada saat kembali ke Tanah Air, banyak hal sebaliknya sering saya saksikan. Para pengajar bukan saling menolong, malah ikut “menelan” mahasiswanya yang duduk di bangku ujian.

***

Etika seseorang penguji atau promotor membela atau meluruskan pertanyaan, penguji marah-marah, tersinggung, dan menyebarkan berita tidak sedap seakan-akan kebaikan itu ada udang di balik batunya. Saya sempat mengalami frustrasi yang luar biasa menyaksikan bagaimana para dosen menguji, yang maaf, menurut hemat saya sangat tidak manusiawi.

Mereka bukan melakukan encouragement, melainkan discouragement. Hasilnya pun bisa diduga, kelulusan rendah dan yang diluluskan pun kualitasnya tidak hebat-hebat betul. Orang yang tertekan ternyata belakangan saya temukan juga menguji dengan cara menekan. Ada semacam balas dendam dan kecurigaan.

Saya ingat betul bagaimana guru-guru di Amerika memajukan anak didiknya. Saya berpikir pantaslah anak-anak di sana mampu menjadi penulis karya-karya ilmiah yang hebat, bahkan penerima Hadiah Nobel. Bukan karena mereka punya guru yang pintar secara akademis, melainkan karakternya sangat kuat: karakter yang membangun, bukan merusak.

Kembali ke pengalaman anak saya di atas, ibu guru mengingatkan saya. “Janganlah kita mengukur kualitas anak-anak kita dengan kemampuan kita yang sudah jauh di depan,” ujarnya dengan penuh kesungguhan.

Saya juga teringat dengan rapor anak-anak di Amerika yang ditulis dalam bentuk verbal.

Anak-anak Indonesia yang baru tiba umumnya mengalami kesulitan, namun rapornya tidak diberi nilai merah, melainkan diberi kalimat yang mendorongnya untuk bekerja lebih keras, seperti berikut. “Sarah telah memulainya dengan berat, dia mencobanya dengan sungguh-sungguh. Namun Sarah telah menunjukkan kemajuan yang berarti.”

Malam itu saya mendatangi anak saya yang tengah tertidur dan mengecup keningnya. Saya ingin memeluknya di tengah-tengah rasa salah telah memberi penilaian yang tidak objektif.

Dia pernah protes saat menerima nilai E yang berarti excellent (sempurna), tetapi saya mengatakan “gurunya salah”. Kini saya melihatnya dengan kacamata yang berbeda.

MELAHIRKAN KEHEBATAN

Bisakah kita mencetak orang-orang hebat dengan cara menciptakan hambatan dan rasa takut? Bukan tidak mustahil kita adalah generasi yang dibentuk oleh sejuta ancaman: gesper, rotan pemukul, tangan bercincin batu akik, kapur, dan penghapus yang dilontarkan dengan keras oleh guru, sundutan rokok, dan seterusnya.

Kita dibesarkan dengan seribu satu kata-kata ancaman: Awas…; Kalau,…; Nanti,…; dan tentu saja tulisan berwarna merah menyala di atas kertas ujian dan rapor di sekolah.

Sekolah yang membuat kita tidak nyaman mungkin telah membuat kita menjadi lebih disiplin. Namun di lain pihak dia juga bisa mematikan inisiatif dan mengendurkan semangat. Temuan-temuan baru dalam ilmu otak ternyata menunjukkan otak manusia tidak statis, melainkan dapat mengerucut (mengecil) atau sebaliknya, dapat tumbuh.

Semua itu sangat tergantung dari ancaman atau dukungan (dorongan) yang didapat dari orang-orang di sekitarnya. Dengan demikian kecerdasan manusia dapat tumbuh, sebaliknya dapat menurun. Seperti yang sering saya katakan, ada orang pintar dan ada orang yang kurang pintar atau bodoh.

Tetapi juga ada orang yang tambah pintar dan ada orang yang tambah bodoh.

Mari kita renungkan dan mulailah mendorong kemajuan, bukan menaburkan ancaman atau ketakutan. Bantulah orang lain untuk maju, bukan dengan menghina atau memberi ancaman yang menakut-nakuti.

Senin, 05 Maret 2012

Estuhono pemuncak FMIPA UNP

Assalamualaikum wr wb.

SYUKUR KEPADA ALLAH SWT 
DAN SELAMAT KAMI UCAPKAN KEPADA 


ESTUHONO, S.PD

SEBAGAI PEMUNCAK DENGAN IPK 3,91
DALAM WISUDA PERIODE 93 FMIPA UNP 3 MARET 2012
SEMOGA ILMUNYA BERKAH DAN BERMANFAAT UNTUK UMMAT

S3 siapa Takut!

Dalam mengarungi bahtera kehidupan panjang nan berliku, sudah sepantasnya ada hambatan dan rintangan. Sudah sepantasnya ada pilihan dan keraguan. Tapi terkadang pilihan menjadi keharusan dan pilihan sangat menentukan jadi apa kita dimasa depan. Kadang pilihan terlalu mudah tetapi sangat fundamental bagi kehidupan kita. Sepenggal cerita tentang kehidupan

Waktu itu, sekitar tahun 2000, datang seorang mahasiswi kepada seorang dosen, dia menghampirinya dengan wajah yang muram, dan kemudian berkata, “Pak, beasiswa Program Magister dan Doktor saya lolos”. Dan hanya itu saja kata2 yang keluar dari mulutnya, tanpa diikuti ekspresi apapun dari wajahnya… mengingat di luar sana berjuta – juta orang memimpikan pencapaian ini. Dan sang dosen tertegun, kemudia dia berkata, “Bagus donk dek, kamu bisa bikin bangga banyak orang, dan itu merupakan jalan hidup yang sangat baik. Lalu apa yang membuat kamu terlihat bimbang dek.”

Akhirnya mahasiswi itu bercerita kepada sang dosen. “Pak, sekolah hingga S2 dan S3 merupakan cita-cita saya sejak kecil, ini adalah mimpi saya, tidak terbayangkan rasa bahagia saya saat memperoleh surat penerimaan beasiswa ini…. Tapi pak, saya ini akhwat, saya wanita, dan saya bahagia dengan keadaan ini.. Saya tidak memiliki ambisi besar, saya hanya senang belajar dan menemukan hal baru, tidak lebih.. Saya akan dengan sangat ikhlas jika saya menikah dan suami saya menyuruh saya untuk menjadi ibu rumah tangga.. Lalu, dengan semua keadaan ini, apa saya masih harus sekolah?? saya takut itu semua menjadi mubazir, karena mungkin ada hal lain yang lebih baik untuk saya jalani.”

Pak dosen pun terdiam, semua cerita mahasiswinya adalah logika ringan yang sangat masuk akal, dan dia tidak bisa disalahkan dengan pikirannya.. . Dosen itu pun berfikir, memejamkan mata, menunggu Allah SWT membuka hatinya, memasukkan jawaban dari pertanyaan indah ini…

Dan jawaban itu datang kepadanya, masuk ke dalam ide nya…. Pak dosen berkata seperti ini kepada mahasiswinya. . “Dek, sekarang bertanyalah kepada hati kecil mu, apa dia masih menginginkan dirimu untuk melanjutkan pendidikan ini hingga puncak nanti..” .. Sang mahasiswi bingung, dia menunduk , air mata turun dari kedua matanya, seakan dia merasakan konflik hati yang sangat besar … yang saling ingin meniadakan.. Dosen itu melanjutkan nasehatnya.. “Dek, saya ingin bertanya kepadamu, kapan pertama kali engkau berhadapan dengan seorang S3 dan mendapat ilmu darinya?” “Sejak saya kuliah di ITB , Pak.” Jawab sang gadis. Kemudian dosen itu melanjutkan ,”Ya dek, betul, saya pun demikian, saya baru diajar oleh seorang lulusan S3 semenjak saya kuliah di kampus ini..

Tapi dek, coba adek fikirkan, bahwa saat engkau memiliki anak, maka orang pertama yang akan menyapih rambut anakmu adalah seorang lulusan S3. Orang yang pertama mengajaknya berjalan adalah seorang ilmuwan tinggi, dan sejak dia mulai membaca, dia akan dibimbing dan dijaga oleh seorang Doktor. Itulah peranmu sebagai ibu nanti, apakah engkau bisa membayangkan betapa beruntungnya anak manusia yang akan kau lahirkan nanti.” Dan itulah jawaban Allah SWT melalui pak dosen…. Mahasiswi itu tersadar dari konflik panjangnya, dan ia tersenyum bahagia, sangat bahagia, air matanya menjadi air mata haru, dan ia berdiri, mengucapkan terima kasih nya kepada sang dosen, dan berkata , “Pak, terima kasih, akan saya lanjutkan pendidikan ini hingga tidak satupun puncak lagi yang menghalangi saya.”

Betapa hidup itu sangat berarti, dan jadikan ia bermakna.. Bukan uang yang nanti akan membuatmu bahagia, tetapi rasa syukur mu lah yang akan menjadi kebahagiaan yang hakiki,.

Based on Dr. Hermawan Dipojono story… Lecture from Physics Engineering, ITB .

dari wall salah satu teman ku